{"id":613,"date":"2025-09-16T09:17:16","date_gmt":"2025-09-16T09:17:16","guid":{"rendered":"https:\/\/niust.org\/?p=613"},"modified":"2025-09-16T09:17:16","modified_gmt":"2025-09-16T09:17:16","slug":"laguna-tropis-dan-keanekaragaman-hayati","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/niust.org\/index.php\/2025\/09\/16\/laguna-tropis-dan-keanekaragaman-hayati\/","title":{"rendered":"Laguna Tropis dan Keanekaragaman Hayati"},"content":{"rendered":"<h3 data-start=\"376\" data-end=\"436\"><strong data-start=\"380\" data-end=\"436\">Laguna Tropis dan Keanekaragaman Hayati<\/strong><\/h3>\n<p data-start=\"437\" data-end=\"1119\">Laguna tropis adalah perairan dangkal yang terlindungi, menyediakan habitat bagi ikan, kepiting, udang, dan moluska. Ekspedisi bawah laut menggunakan ROV, kamera, dan sensor kualitas air untuk mendokumentasikan distribusi biota, interaksi predator-mangsa, dan produktivitas ekosistem. Studi ini menunjukkan bahwa laguna berperan sebagai area pembibitan alami, mendukung rantai makanan laut, dan menyaring nutrien. Kamera bawah air memungkinkan observasi alami tanpa gangguan manusia. Perlindungan laguna tropis penting karena polusi dan reklamasi dapat mengurangi keanekaragaman hayati dan stabilitas ekosistem. Penelitian menekankan nilai laguna tropis bagi kelestarian biota laut.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Laguna Tropis dan Keanekaragaman Hayati Laguna tropis adalah perairan dangkal yang terlindungi, menyediakan habitat bagi ikan, kepiting, udang, dan moluska. Ekspedisi bawah laut menggunakan ROV, kamera, dan sensor kualitas air untuk mendokumentasikan distribusi biota, interaksi predator-mangsa, dan produktivitas ekosistem. Studi ini menunjukkan bahwa laguna berperan sebagai area pembibitan alami, mendukung rantai makanan laut, dan menyaring [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-613","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/613","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=613"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/613\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":614,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/613\/revisions\/614"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=613"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=613"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=613"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}