{"id":529,"date":"2025-09-16T09:10:18","date_gmt":"2025-09-16T09:10:18","guid":{"rendered":"https:\/\/niust.org\/?p=529"},"modified":"2025-09-16T09:10:18","modified_gmt":"2025-09-16T09:10:18","slug":"pemijahan-karang-dan-regenerasi-terumbu-3","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/niust.org\/index.php\/2025\/09\/16\/pemijahan-karang-dan-regenerasi-terumbu-3\/","title":{"rendered":"Pemijahan Karang dan Regenerasi Terumbu"},"content":{"rendered":"<h3 data-start=\"6274\" data-end=\"6334\"><strong data-start=\"6278\" data-end=\"6334\">Pemijahan Karang dan Regenerasi Terumbu<\/strong><\/h3>\n<p data-start=\"6335\" data-end=\"7025\">Pemijahan karang merupakan proses penting untuk regenerasi terumbu dan kelangsungan ekosistem laut. Ekspedisi bawah laut menggunakan kamera dan sensor untuk mendokumentasikan waktu pemijahan, distribusi, dan interaksi biota selama fenomena ini. Studi ini membantu memahami kontribusi reproduksi karang terhadap produktivitas perairan, keberlangsungan spesies, dan keseimbangan ekosistem. Kamera bawah air memungkinkan dokumentasi alami tanpa gangguan manusia. Perlindungan terumbu karang penting untuk mendukung pemijahan, menjaga keanekaragaman hayati, dan memastikan keberlanjutan rantai makanan laut. Penelitian menegaskan pentingnya siklus reproduksi alami bagi kelestarian laut tropis.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pemijahan Karang dan Regenerasi Terumbu Pemijahan karang merupakan proses penting untuk regenerasi terumbu dan kelangsungan ekosistem laut. Ekspedisi bawah laut menggunakan kamera dan sensor untuk mendokumentasikan waktu pemijahan, distribusi, dan interaksi biota selama fenomena ini. Studi ini membantu memahami kontribusi reproduksi karang terhadap produktivitas perairan, keberlangsungan spesies, dan keseimbangan ekosistem. Kamera bawah air memungkinkan dokumentasi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-529","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/529","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=529"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/529\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":530,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/529\/revisions\/530"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=529"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=529"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=529"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}