{"id":3978,"date":"2026-07-30T06:34:21","date_gmt":"2026-07-30T06:34:21","guid":{"rendered":"https:\/\/niust.org\/?p=3978"},"modified":"2026-07-30T06:34:21","modified_gmt":"2026-07-30T06:34:21","slug":"kehidupan-karang-otak-di-laut","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/niust.org\/index.php\/2026\/07\/30\/kehidupan-karang-otak-di-laut\/","title":{"rendered":"Kehidupan Karang Otak di Laut"},"content":{"rendered":"<h2 class=\"PDq2pG_selectionAnchorContainer\" data-section-id=\"wdtu4k\" data-start=\"5038\" data-end=\"5074\">Kehidupan Karang Otak di Laut<\/h2>\n<p data-start=\"5076\" data-end=\"5741\">Karang otak merupakan jenis karang keras yang memiliki pola permukaan menyerupai lipatan otak manusia. Struktur unik tersebut terbentuk dari koloni polip kecil yang hidup bersama selama bertahun-tahun. Karang ini menjadi tempat berlindung bagi berbagai organisme laut seperti ikan kecil dan udang. Pertumbuhan karang otak berlangsung sangat lambat sehingga membutuhkan lingkungan stabil untuk berkembang. Perubahan suhu laut dapat menyebabkan gangguan kesehatan pada koloni karang. Keberadaan karang otak menunjukkan pentingnya hubungan antara organisme kecil dan pembentukan ekosistem besar. Perlindungan terumbu menjadi kunci menjaga keberlanjutan kehidupan laut.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kehidupan Karang Otak di Laut Karang otak merupakan jenis karang keras yang memiliki pola permukaan menyerupai lipatan otak manusia. Struktur unik tersebut terbentuk dari koloni polip kecil yang hidup bersama selama bertahun-tahun. Karang ini menjadi tempat berlindung bagi berbagai organisme laut seperti ikan kecil dan udang. Pertumbuhan karang otak berlangsung sangat lambat sehingga membutuhkan lingkungan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-3978","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3978","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3978"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3978\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3979,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3978\/revisions\/3979"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3978"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3978"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3978"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}