{"id":3964,"date":"2026-07-30T06:33:35","date_gmt":"2026-07-30T06:33:35","guid":{"rendered":"https:\/\/niust.org\/?p=3964"},"modified":"2026-07-30T06:33:35","modified_gmt":"2026-07-30T06:33:35","slug":"kehidupan-ikan-kakatua-laut","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/niust.org\/index.php\/2026\/07\/30\/kehidupan-ikan-kakatua-laut\/","title":{"rendered":"Kehidupan Ikan Kakatua Laut"},"content":{"rendered":"<h2 data-section-id=\"os2pm4\" data-start=\"33\" data-end=\"67\">Kehidupan Ikan Kakatua Laut<\/h2>\n<p data-start=\"69\" data-end=\"740\">Ikan kakatua laut merupakan penghuni terumbu karang yang memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan ekosistem. Mereka menggunakan gigi kuat menyerupai paruh untuk memakan alga yang tumbuh di permukaan karang. Aktivitas tersebut membantu mencegah pertumbuhan alga berlebihan yang dapat mengganggu kehidupan karang. Setelah mencerna makanan, ikan kakatua menghasilkan pasir laut melalui proses alami tubuhnya. Mereka memiliki warna tubuh cerah yang berubah sesuai tahap pertumbuhan. Kerusakan terumbu karang dan penangkapan berlebihan menjadi ancaman bagi populasi ikan ini. Perlindungan ikan kakatua membantu menjaga keseimbangan serta keindahan lingkungan bawah laut.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kehidupan Ikan Kakatua Laut Ikan kakatua laut merupakan penghuni terumbu karang yang memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan ekosistem. Mereka menggunakan gigi kuat menyerupai paruh untuk memakan alga yang tumbuh di permukaan karang. Aktivitas tersebut membantu mencegah pertumbuhan alga berlebihan yang dapat mengganggu kehidupan karang. Setelah mencerna makanan, ikan kakatua menghasilkan pasir laut melalui proses [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-3964","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3964","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3964"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3964\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3965,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3964\/revisions\/3965"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3964"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3964"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3964"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}