{"id":395,"date":"2025-09-16T08:57:26","date_gmt":"2025-09-16T08:57:26","guid":{"rendered":"https:\/\/niust.org\/?p=395"},"modified":"2025-09-16T08:57:26","modified_gmt":"2025-09-16T08:57:26","slug":"ikan-migrasi-panjang-dan-jalur-laut","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/niust.org\/index.php\/2025\/09\/16\/ikan-migrasi-panjang-dan-jalur-laut\/","title":{"rendered":"Ikan Migrasi Panjang dan Jalur Laut"},"content":{"rendered":"<h3 data-start=\"982\" data-end=\"1038\"><strong data-start=\"986\" data-end=\"1038\">Ikan Migrasi Panjang dan Jalur Laut<\/strong><\/h3>\n<p data-start=\"1039\" data-end=\"1626\">Beberapa spesies ikan, seperti tuna dan mackerel, menempuh ribuan kilometer dalam migrasi musiman. Ekspedisi bawah laut menggunakan GPS dan ROV untuk mendokumentasikan jalur migrasi, perilaku berburu, dan interaksi dengan predator. Studi ini membantu memahami dampak migrasi terhadap distribusi populasi dan produktivitas ekosistem. Kamera bawah air memungkinkan pengamatan alami. Perlindungan jalur migrasi penting karena polusi, overfishing, dan perubahan iklim dapat mengganggu pola migrasi. Penelitian ini menekankan pentingnya pelestarian ekosistem laut terbuka untuk biota migrasi.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ikan Migrasi Panjang dan Jalur Laut Beberapa spesies ikan, seperti tuna dan mackerel, menempuh ribuan kilometer dalam migrasi musiman. Ekspedisi bawah laut menggunakan GPS dan ROV untuk mendokumentasikan jalur migrasi, perilaku berburu, dan interaksi dengan predator. Studi ini membantu memahami dampak migrasi terhadap distribusi populasi dan produktivitas ekosistem. Kamera bawah air memungkinkan pengamatan alami. Perlindungan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-395","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/395","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=395"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/395\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":396,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/395\/revisions\/396"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=395"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=395"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=395"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}