{"id":3916,"date":"2026-07-30T06:30:35","date_gmt":"2026-07-30T06:30:35","guid":{"rendered":"https:\/\/niust.org\/?p=3916"},"modified":"2026-07-30T06:30:35","modified_gmt":"2026-07-30T06:30:35","slug":"kehidupan-karang-meja-laut","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/niust.org\/index.php\/2026\/07\/30\/kehidupan-karang-meja-laut\/","title":{"rendered":"Kehidupan Karang Meja Laut"},"content":{"rendered":"<h2 class=\"PDq2pG_selectionAnchorContainer\" data-section-id=\"1fb6xv5\" data-start=\"4435\" data-end=\"4468\">Kehidupan Karang Meja Laut<\/h2>\n<p data-start=\"4470\" data-end=\"5171\">Karang meja merupakan jenis karang keras yang memiliki bentuk melebar menyerupai permukaan meja. Struktur tersebut memberikan ruang bagi berbagai organisme laut untuk berlindung dan mencari makanan. Karang meja banyak ditemukan di wilayah terumbu tropis yang memiliki kondisi lingkungan sesuai. Pertumbuhannya membutuhkan waktu lama sehingga kerusakan akibat aktivitas manusia dapat berdampak besar. Karang ini menjadi bagian penting dalam pembentukan habitat kompleks bagi ikan dan makhluk laut lainnya. Perubahan suhu laut dapat menyebabkan gangguan pada hubungan antara karang dan organisme pendukungnya. Pelestarian karang meja membantu mempertahankan keindahan serta fungsi ekologis terumbu laut.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kehidupan Karang Meja Laut Karang meja merupakan jenis karang keras yang memiliki bentuk melebar menyerupai permukaan meja. Struktur tersebut memberikan ruang bagi berbagai organisme laut untuk berlindung dan mencari makanan. Karang meja banyak ditemukan di wilayah terumbu tropis yang memiliki kondisi lingkungan sesuai. Pertumbuhannya membutuhkan waktu lama sehingga kerusakan akibat aktivitas manusia dapat berdampak besar. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-3916","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3916","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3916"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3916\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3917,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3916\/revisions\/3917"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3916"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3916"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3916"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}