{"id":3899,"date":"2026-07-30T06:29:31","date_gmt":"2026-07-30T06:29:31","guid":{"rendered":"https:\/\/niust.org\/?p=3899"},"modified":"2026-07-30T06:29:31","modified_gmt":"2026-07-30T06:29:31","slug":"kehidupan-udang-laut-kecil","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/niust.org\/index.php\/2026\/07\/30\/kehidupan-udang-laut-kecil\/","title":{"rendered":"Kehidupan Udang Laut Kecil"},"content":{"rendered":"<h2 class=\"PDq2pG_selectionAnchorContainer\" data-section-id=\"6dx9wc\" data-start=\"5859\" data-end=\"5892\">Kehidupan Udang Laut Kecil<\/h2>\n<p data-start=\"5894\" data-end=\"6569\">Udang laut merupakan kelompok hewan kecil yang memiliki peran besar dalam rantai makanan bawah laut. Mereka hidup di berbagai habitat seperti terumbu karang, padang lamun, dan dasar berlumpur. Beberapa jenis udang bertindak sebagai pembersih dengan menghilangkan parasit dari tubuh ikan tertentu. Udang juga menjadi sumber makanan penting bagi banyak predator laut. Kemampuan beradaptasi membuat mereka mampu bertahan dalam berbagai kondisi lingkungan. Namun, perubahan kualitas air dan eksploitasi berlebihan dapat memengaruhi populasi mereka. Keberadaan udang laut menunjukkan bahwa organisme kecil dapat memberikan kontribusi besar terhadap keseimbangan kehidupan samudra.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kehidupan Udang Laut Kecil Udang laut merupakan kelompok hewan kecil yang memiliki peran besar dalam rantai makanan bawah laut. Mereka hidup di berbagai habitat seperti terumbu karang, padang lamun, dan dasar berlumpur. Beberapa jenis udang bertindak sebagai pembersih dengan menghilangkan parasit dari tubuh ikan tertentu. Udang juga menjadi sumber makanan penting bagi banyak predator laut. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-3899","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3899","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3899"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3899\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3900,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3899\/revisions\/3900"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3899"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3899"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3899"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}