{"id":3871,"date":"2026-07-30T06:27:58","date_gmt":"2026-07-30T06:27:58","guid":{"rendered":"https:\/\/niust.org\/?p=3871"},"modified":"2026-07-30T06:27:58","modified_gmt":"2026-07-30T06:27:58","slug":"kehidupan-lobster-di-dasar-laut","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/niust.org\/index.php\/2026\/07\/30\/kehidupan-lobster-di-dasar-laut\/","title":{"rendered":"Kehidupan Lobster di Dasar Laut"},"content":{"rendered":"<h2 class=\"PDq2pG_selectionAnchorContainer\" data-section-id=\"1wr41ln\" data-start=\"2946\" data-end=\"2984\">Kehidupan Lobster di Dasar Laut<\/h2>\n<p data-start=\"2986\" data-end=\"3664\">Lobster merupakan hewan laut bercangkang keras yang hidup di berbagai wilayah samudra. Mereka biasanya ditemukan bersembunyi di celah batu, gua kecil, atau area dasar laut yang memiliki perlindungan alami. Lobster menggunakan capit kuat untuk mencari makanan dan mempertahankan diri dari predator. Pertumbuhan tubuh mereka terjadi melalui proses pergantian cangkang secara berkala. Sebagai bagian dari ekosistem laut, lobster berperan dalam menjaga keseimbangan organisme dasar laut. Populasi lobster juga memiliki nilai ekonomi tinggi bagi masyarakat pesisir. Pengelolaan penangkapan yang berkelanjutan diperlukan agar keberadaan lobster tetap terjaga untuk generasi mendatang.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kehidupan Lobster di Dasar Laut Lobster merupakan hewan laut bercangkang keras yang hidup di berbagai wilayah samudra. Mereka biasanya ditemukan bersembunyi di celah batu, gua kecil, atau area dasar laut yang memiliki perlindungan alami. Lobster menggunakan capit kuat untuk mencari makanan dan mempertahankan diri dari predator. Pertumbuhan tubuh mereka terjadi melalui proses pergantian cangkang secara [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-3871","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3871","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3871"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3871\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3872,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3871\/revisions\/3872"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3871"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3871"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3871"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}