{"id":385,"date":"2025-09-16T08:56:33","date_gmt":"2025-09-16T08:56:33","guid":{"rendered":"https:\/\/niust.org\/?p=385"},"modified":"2025-09-16T08:56:33","modified_gmt":"2025-09-16T08:56:33","slug":"laut-tropis-dangkal-dan-produksi-primer","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/niust.org\/index.php\/2025\/09\/16\/laut-tropis-dangkal-dan-produksi-primer\/","title":{"rendered":"Laut Tropis Dangkal dan Produksi Primer"},"content":{"rendered":"<h3 data-start=\"4355\" data-end=\"4415\"><strong data-start=\"4359\" data-end=\"4415\">Laut Tropis Dangkal dan Produksi Primer<\/strong><\/h3>\n<p data-start=\"4416\" data-end=\"4986\">Perairan tropis dangkal mendukung pertumbuhan alga, plankton, dan vegetasi laut. Ekspedisi bawah laut menggunakan sensor cahaya, kamera, dan sampel air untuk mempelajari produksi primer dan interaksi biota. Studi ini membantu memahami kontribusi ekosistem dangkal terhadap rantai makanan dan stabilitas pesisir. Kamera bawah air memungkinkan dokumentasi alami tanpa gangguan. Perlindungan habitat penting karena polusi dan degradasi dapat menurunkan produktivitas primer. Penelitian ini menekankan peran penting laut dangkal tropis dalam mendukung keanekaragaman hayati.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Laut Tropis Dangkal dan Produksi Primer Perairan tropis dangkal mendukung pertumbuhan alga, plankton, dan vegetasi laut. Ekspedisi bawah laut menggunakan sensor cahaya, kamera, dan sampel air untuk mempelajari produksi primer dan interaksi biota. Studi ini membantu memahami kontribusi ekosistem dangkal terhadap rantai makanan dan stabilitas pesisir. Kamera bawah air memungkinkan dokumentasi alami tanpa gangguan. Perlindungan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-385","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/385","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=385"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/385\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":386,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/385\/revisions\/386"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=385"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=385"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=385"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}