{"id":3796,"date":"2026-07-28T02:42:18","date_gmt":"2026-07-28T02:42:18","guid":{"rendered":"https:\/\/niust.org\/?p=3796"},"modified":"2026-07-28T02:42:18","modified_gmt":"2026-07-28T02:42:18","slug":"moluska-laut-dan-keanekaragaman-cangkang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/niust.org\/index.php\/2026\/07\/28\/moluska-laut-dan-keanekaragaman-cangkang\/","title":{"rendered":"Moluska Laut dan Keanekaragaman Cangkang"},"content":{"rendered":"<h1 class=\"PDq2pG_selectionAnchorContainer\" data-section-id=\"1llugsc\" data-start=\"4301\" data-end=\"4347\">Moluska Laut dan Keanekaragaman Cangkang<\/h1>\n<p data-start=\"4349\" data-end=\"5004\">Moluska laut mencakup berbagai hewan seperti siput, kerang, tiram, dan banyak spesies lainnya yang memiliki bentuk tubuh beragam. Sebagian besar dilindungi oleh cangkang yang tersusun dari kalsium karbonat dan terus bertambah besar seiring pertumbuhan tubuhnya. Cangkang tersebut melindungi moluska dari predator dan perubahan lingkungan. Banyak moluska juga berperan sebagai penyaring air sehingga membantu menjaga kualitas ekosistem laut. Setelah kosong, cangkang mereka dimanfaatkan oleh kepiting pertapa sebagai tempat tinggal baru. Kelestarian habitat pesisir dan dasar laut sangat penting untuk mempertahankan keberagaman moluska di seluruh samudra.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Moluska Laut dan Keanekaragaman Cangkang Moluska laut mencakup berbagai hewan seperti siput, kerang, tiram, dan banyak spesies lainnya yang memiliki bentuk tubuh beragam. Sebagian besar dilindungi oleh cangkang yang tersusun dari kalsium karbonat dan terus bertambah besar seiring pertumbuhan tubuhnya. Cangkang tersebut melindungi moluska dari predator dan perubahan lingkungan. Banyak moluska juga berperan sebagai penyaring [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-3796","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3796","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3796"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3796\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3797,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3796\/revisions\/3797"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3796"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3796"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3796"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}