{"id":3790,"date":"2026-07-28T02:41:55","date_gmt":"2026-07-28T02:41:55","guid":{"rendered":"https:\/\/niust.org\/?p=3790"},"modified":"2026-07-28T02:41:55","modified_gmt":"2026-07-28T02:41:55","slug":"terumbu-karang-penghalang-gelombang-alami","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/niust.org\/index.php\/2026\/07\/28\/terumbu-karang-penghalang-gelombang-alami\/","title":{"rendered":"Terumbu Karang Penghalang Gelombang Alami"},"content":{"rendered":"<h1 class=\"PDq2pG_selectionAnchorContainer\" data-section-id=\"1ca52zs\" data-start=\"2160\" data-end=\"2207\">Terumbu Karang Penghalang Gelombang Alami<\/h1>\n<p data-start=\"2209\" data-end=\"2891\">Selain menjadi habitat berbagai spesies, terumbu karang juga berfungsi sebagai pelindung alami garis pantai. Struktur karang mampu memecah energi ombak sehingga mengurangi risiko abrasi dan kerusakan akibat gelombang besar. Dengan demikian, terumbu karang memberikan manfaat langsung bagi ekosistem pesisir dan masyarakat yang tinggal di sekitarnya. Terumbu yang sehat mendukung kehidupan ribuan jenis ikan, moluska, krustasea, dan organisme lainnya. Pemanasan laut, pencemaran, serta aktivitas penangkapan ikan yang merusak menjadi ancaman serius bagi kelestariannya. Upaya konservasi akan membantu menjaga fungsi ekologis dan perlindungan alami yang diberikan oleh terumbu karang.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Terumbu Karang Penghalang Gelombang Alami Selain menjadi habitat berbagai spesies, terumbu karang juga berfungsi sebagai pelindung alami garis pantai. Struktur karang mampu memecah energi ombak sehingga mengurangi risiko abrasi dan kerusakan akibat gelombang besar. Dengan demikian, terumbu karang memberikan manfaat langsung bagi ekosistem pesisir dan masyarakat yang tinggal di sekitarnya. Terumbu yang sehat mendukung kehidupan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-3790","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3790","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3790"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3790\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3791,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3790\/revisions\/3791"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3790"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3790"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3790"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}