{"id":3672,"date":"2026-07-28T02:30:55","date_gmt":"2026-07-28T02:30:55","guid":{"rendered":"https:\/\/niust.org\/?p=3672"},"modified":"2026-07-28T02:30:55","modified_gmt":"2026-07-28T02:30:55","slug":"udang-pembersih-sahabat-ikan-karang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/niust.org\/index.php\/2026\/07\/28\/udang-pembersih-sahabat-ikan-karang\/","title":{"rendered":"Udang Pembersih Sahabat Ikan Karang"},"content":{"rendered":"<h1 class=\"PDq2pG_selectionAnchorContainer\" data-section-id=\"k5htrv\" data-start=\"3096\" data-end=\"3137\">Udang Pembersih Sahabat Ikan Karang<\/h1>\n<p data-start=\"3139\" data-end=\"3873\">Udang pembersih merupakan hewan kecil yang memiliki peran besar dalam menjaga kesehatan ikan-ikan penghuni terumbu karang. Udang ini membuka stasiun pembersihan tempat berbagai ikan datang secara sukarela untuk dibersihkan dari parasit, kulit mati, dan sisa makanan yang menempel pada tubuhnya. Menariknya, ikan predator sekalipun tidak memangsa udang ketika proses pembersihan berlangsung. Hubungan saling menguntungkan tersebut menjadi contoh simbiosis mutualisme yang sangat penting di lautan. Kehadiran udang pembersih membantu mengurangi penyebaran penyakit pada ikan karang. Kelestarian terumbu karang akan memastikan hubungan alami ini tetap berlangsung sehingga ekosistem bawah laut terus berkembang secara sehat dan seimbang.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Udang Pembersih Sahabat Ikan Karang Udang pembersih merupakan hewan kecil yang memiliki peran besar dalam menjaga kesehatan ikan-ikan penghuni terumbu karang. Udang ini membuka stasiun pembersihan tempat berbagai ikan datang secara sukarela untuk dibersihkan dari parasit, kulit mati, dan sisa makanan yang menempel pada tubuhnya. Menariknya, ikan predator sekalipun tidak memangsa udang ketika proses pembersihan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-3672","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3672","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3672"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3672\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3673,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3672\/revisions\/3673"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3672"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3672"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3672"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}