{"id":3223,"date":"2026-04-27T12:59:17","date_gmt":"2026-04-27T12:59:17","guid":{"rendered":"https:\/\/niust.org\/?p=3223"},"modified":"2026-04-27T12:59:17","modified_gmt":"2026-04-27T12:59:17","slug":"peran-plankton-dalam-ekosistem-laut","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/niust.org\/index.php\/2026\/04\/27\/peran-plankton-dalam-ekosistem-laut\/","title":{"rendered":"Peran Plankton dalam Ekosistem Laut"},"content":{"rendered":"<h3 data-section-id=\"1oedljv\" data-start=\"2489\" data-end=\"2543\"><span role=\"text\"><strong data-start=\"2493\" data-end=\"2543\">Peran Plankton dalam Ekosistem Laut<\/strong><\/span><\/h3>\n<p data-start=\"2544\" data-end=\"3521\">Plankton merupakan organisme mikroskopis yang melayang di perairan laut dan menjadi dasar dari hampir seluruh rantai makanan laut meskipun ukurannya kecil plankton memiliki peran besar dalam menjaga keseimbangan ekosistem mereka terdiri dari fitoplankton yang melakukan fotosintesis dan zooplankton yang memakan organisme lain fitoplankton menghasilkan sebagian besar oksigen di bumi sehingga keberadaannya sangat penting bagi kehidupan global plankton juga menjadi sumber makanan utama bagi ikan kecil yang kemudian dimakan oleh predator yang lebih besar perubahan suhu laut dan polusi dapat mempengaruhi populasi plankton secara signifikan yang pada akhirnya berdampak pada seluruh ekosistem laut migrasi vertikal plankton setiap hari juga menjadi fenomena menarik di mana mereka naik ke permukaan pada malam hari dan turun ke kedalaman saat siang untuk menghindari predator memahami plankton membantu ilmuwan mempelajari perubahan iklim dan kesehatan laut secara keseluruhan<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Peran Plankton dalam Ekosistem Laut Plankton merupakan organisme mikroskopis yang melayang di perairan laut dan menjadi dasar dari hampir seluruh rantai makanan laut meskipun ukurannya kecil plankton memiliki peran besar dalam menjaga keseimbangan ekosistem mereka terdiri dari fitoplankton yang melakukan fotosintesis dan zooplankton yang memakan organisme lain fitoplankton menghasilkan sebagian besar oksigen di bumi sehingga [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-3223","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3223","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3223"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3223\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3224,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3223\/revisions\/3224"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3223"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3223"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3223"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}