{"id":313,"date":"2025-09-16T08:50:16","date_gmt":"2025-09-16T08:50:16","guid":{"rendered":"https:\/\/niust.org\/?p=313"},"modified":"2025-09-16T08:50:16","modified_gmt":"2025-09-16T08:50:16","slug":"ikan-cardinalfish-dan-strategi-terumbu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/niust.org\/index.php\/2025\/09\/16\/ikan-cardinalfish-dan-strategi-terumbu\/","title":{"rendered":"Ikan Cardinalfish dan Strategi Terumbu"},"content":{"rendered":"<h3 data-start=\"214\" data-end=\"273\"><strong data-start=\"218\" data-end=\"273\">Ikan Cardinalfish dan Strategi Terumbu<\/strong><\/h3>\n<p data-start=\"274\" data-end=\"996\">Ikan cardinalfish hidup berkelompok di perairan tropis dekat karang dan terkenal karena perilaku penjagaan telur oleh pejantan. Ekspedisi bawah laut mendokumentasikan interaksi antarindividu, pola makan, dan strategi bertahan hidup. Perairan tropis menyediakan cahaya dan nutrisi yang mendukung pertumbuhan plankton, sumber makanan utama ikan. Studi ini membantu memahami peran sosial dan ekologis cardinalfish dalam menjaga keseimbangan terumbu. Kamera bawah air digunakan untuk pengamatan alami tanpa gangguan. Perlindungan habitat penting karena degradasi terumbu dan polusi dapat mengancam populasi dan interaksi ekosistem. Penelitian ini menekankan bagaimana perilaku biota kecil mendukung kelestarian terumbu tropis.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ikan Cardinalfish dan Strategi Terumbu Ikan cardinalfish hidup berkelompok di perairan tropis dekat karang dan terkenal karena perilaku penjagaan telur oleh pejantan. Ekspedisi bawah laut mendokumentasikan interaksi antarindividu, pola makan, dan strategi bertahan hidup. Perairan tropis menyediakan cahaya dan nutrisi yang mendukung pertumbuhan plankton, sumber makanan utama ikan. Studi ini membantu memahami peran sosial dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-313","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/313","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=313"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/313\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":314,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/313\/revisions\/314"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=313"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=313"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=313"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}