{"id":2997,"date":"2026-03-29T08:20:15","date_gmt":"2026-03-29T08:20:15","guid":{"rendered":"https:\/\/niust.org\/?p=2997"},"modified":"2026-03-29T08:20:15","modified_gmt":"2026-03-29T08:20:15","slug":"ikan-anthias-dan-kehidupan-sosial","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/niust.org\/index.php\/2026\/03\/29\/ikan-anthias-dan-kehidupan-sosial\/","title":{"rendered":"Ikan Anthias dan Kehidupan Sosial"},"content":{"rendered":"<h3 data-section-id=\"1ih4rxb\" data-start=\"1182\" data-end=\"1233\">Ikan Anthias dan Kehidupan Sosial<\/h3>\n<p data-start=\"1234\" data-end=\"1978\">Ikan anthias hidup di terumbu karang tropis dan membentuk kelompok besar dengan hierarki dominan. Mereka memakan plankton dan larva kecil, berperan penting dalam rantai makanan. Pergerakan mereka sering mengikuti ketersediaan plankton, termasuk migrasi vertikal antara lapisan air dangkal dan dalam. Ancaman termasuk perusakan habitat, perdagangan ikan hias, dan polusi laut. Konservasi dilakukan melalui perlindungan terumbu, pengaturan perdagangan, dan pemantauan populasi. Studi perilaku sosial, migrasi, dan pola makan anthias membantu memahami dinamika komunitas terumbu karang. Keberadaan mereka mendukung keseimbangan ekologis, keanekaragaman hayati, dan stabilitas ekosistem laut tropis, sekaligus menjadi indikator kesehatan terumbu.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ikan Anthias dan Kehidupan Sosial Ikan anthias hidup di terumbu karang tropis dan membentuk kelompok besar dengan hierarki dominan. Mereka memakan plankton dan larva kecil, berperan penting dalam rantai makanan. Pergerakan mereka sering mengikuti ketersediaan plankton, termasuk migrasi vertikal antara lapisan air dangkal dan dalam. Ancaman termasuk perusakan habitat, perdagangan ikan hias, dan polusi laut. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-2997","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2997","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2997"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2997\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2998,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2997\/revisions\/2998"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2997"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2997"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2997"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}