{"id":295,"date":"2025-09-16T08:48:51","date_gmt":"2025-09-16T08:48:51","guid":{"rendered":"https:\/\/niust.org\/?p=295"},"modified":"2025-09-16T08:48:51","modified_gmt":"2025-09-16T08:48:51","slug":"cumi-tapal-kuda-dan-teknik-bertahan-laut-dalam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/niust.org\/index.php\/2025\/09\/16\/cumi-tapal-kuda-dan-teknik-bertahan-laut-dalam\/","title":{"rendered":"Cumi Tapal Kuda dan Teknik Bertahan Laut Dalam"},"content":{"rendered":"<h3 data-start=\"955\" data-end=\"1022\"><strong data-start=\"959\" data-end=\"1022\"> Cumi Tapal Kuda dan Teknik Bertahan Laut Dalam<\/strong><\/h3>\n<p data-start=\"1023\" data-end=\"1672\">Cumi tapal kuda hidup di laut dalam dengan tekanan tinggi dan cahaya minim. Ekspedisi bawah laut menggunakan ROV untuk merekam perilaku berburu, kamuflase, dan interaksi dengan predator. Perairan laut dalam menyediakan habitat stabil bagi spesies ini. Studi ini membantu memahami adaptasi fisiologis, strategi bertahan hidup, dan pola interaksi antarbiota. Kamera bawah air memungkinkan dokumentasi alami tanpa gangguan. Perlindungan habitat cumi tapal kuda penting karena polusi dan eksploitasi dapat mengganggu populasi dan keseimbangan ekosistem laut dalam. Penelitian ini menyoroti keunikan adaptasi biota laut dalam terhadap lingkungan ekstrem.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Cumi Tapal Kuda dan Teknik Bertahan Laut Dalam Cumi tapal kuda hidup di laut dalam dengan tekanan tinggi dan cahaya minim. Ekspedisi bawah laut menggunakan ROV untuk merekam perilaku berburu, kamuflase, dan interaksi dengan predator. Perairan laut dalam menyediakan habitat stabil bagi spesies ini. Studi ini membantu memahami adaptasi fisiologis, strategi bertahan hidup, dan pola [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-295","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/295","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=295"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/295\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":296,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/295\/revisions\/296"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=295"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=295"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=295"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}