{"id":293,"date":"2025-09-16T08:48:34","date_gmt":"2025-09-16T08:48:34","guid":{"rendered":"https:\/\/niust.org\/?p=293"},"modified":"2025-09-16T08:48:34","modified_gmt":"2025-09-16T08:48:34","slug":"ikan-mandarinfish-dan-pola-sosial-terumbu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/niust.org\/index.php\/2025\/09\/16\/ikan-mandarinfish-dan-pola-sosial-terumbu\/","title":{"rendered":"Ikan Mandarinfish dan Pola Sosial Terumbu"},"content":{"rendered":"<h3 data-start=\"149\" data-end=\"211\"><strong data-start=\"153\" data-end=\"211\"> Ikan Mandarinfish dan Pola Sosial Terumbu<\/strong><\/h3>\n<p data-start=\"212\" data-end=\"948\">Ikan mandarinfish dikenal dengan warna cerah dan perilaku sosialnya di perairan tropis. Ekspedisi bawah laut mendokumentasikan interaksi antarindividu, wilayah teritorial, dan pola kawin. Perairan tropis menyediakan cahaya dan nutrisi yang mendukung pertumbuhan plankton sebagai makanan utama. Studi ini membantu memahami struktur sosial ikan, peran mereka dalam siklus nutrien, dan interaksi predator-mangsa di terumbu. Kamera bawah air digunakan untuk mengamati perilaku alami tanpa gangguan. Perlindungan habitat penting karena polusi dan degradasi terumbu dapat mengancam populasi mandarinfish, memengaruhi keseimbangan ekosistem. Penelitian ini menekankan bagaimana perilaku sosial biota kecil mendukung kelestarian terumbu tropis.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ikan Mandarinfish dan Pola Sosial Terumbu Ikan mandarinfish dikenal dengan warna cerah dan perilaku sosialnya di perairan tropis. Ekspedisi bawah laut mendokumentasikan interaksi antarindividu, wilayah teritorial, dan pola kawin. Perairan tropis menyediakan cahaya dan nutrisi yang mendukung pertumbuhan plankton sebagai makanan utama. Studi ini membantu memahami struktur sosial ikan, peran mereka dalam siklus nutrien, dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-293","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/293","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=293"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/293\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":294,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/293\/revisions\/294"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=293"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=293"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=293"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}