{"id":257,"date":"2025-09-16T08:45:16","date_gmt":"2025-09-16T08:45:16","guid":{"rendered":"https:\/\/niust.org\/?p=257"},"modified":"2025-09-16T08:45:16","modified_gmt":"2025-09-16T08:45:16","slug":"terumbu-karang-dan-simbiosis-udang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/niust.org\/index.php\/2025\/09\/16\/terumbu-karang-dan-simbiosis-udang\/","title":{"rendered":"Terumbu Karang dan Simbiosis Udang"},"content":{"rendered":"<h3 data-start=\"1780\" data-end=\"1835\"><strong data-start=\"1784\" data-end=\"1835\">Terumbu Karang dan Simbiosis Udang<\/strong><\/h3>\n<p data-start=\"1836\" data-end=\"2532\">Udang hidup dalam celah karang dan berperan dalam menjaga kesehatan ekosistem terumbu. Ekspedisi bawah laut mendokumentasikan interaksi mereka dengan ikan, moluska, dan plankton. Perairan tropis menyediakan cahaya dan nutrisi cukup untuk mendukung pertumbuhan plankton dan alga sebagai sumber makanan. Studi ini membantu memahami hubungan simbiotik antara udang dan spesies lain, termasuk predator dan mangsa. Kamera bawah air digunakan untuk dokumentasi alami tanpa gangguan. Perlindungan terumbu karang penting karena degradasi dan polusi dapat mengurangi populasi udang dan memengaruhi keseimbangan ekosistem. Penelitian ini menyoroti peran kecil biota laut dalam kelestarian ekosistem tropis.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Terumbu Karang dan Simbiosis Udang Udang hidup dalam celah karang dan berperan dalam menjaga kesehatan ekosistem terumbu. Ekspedisi bawah laut mendokumentasikan interaksi mereka dengan ikan, moluska, dan plankton. Perairan tropis menyediakan cahaya dan nutrisi cukup untuk mendukung pertumbuhan plankton dan alga sebagai sumber makanan. Studi ini membantu memahami hubungan simbiotik antara udang dan spesies lain, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-257","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/257","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=257"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/257\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":258,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/257\/revisions\/258"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=257"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=257"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=257"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}