{"id":255,"date":"2025-09-16T08:45:07","date_gmt":"2025-09-16T08:45:07","guid":{"rendered":"https:\/\/niust.org\/?p=255"},"modified":"2025-09-16T08:45:07","modified_gmt":"2025-09-16T08:45:07","slug":"cumi-gajah-dan-laut-dalam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/niust.org\/index.php\/2025\/09\/16\/cumi-gajah-dan-laut-dalam\/","title":{"rendered":"Cumi Gajah dan Laut Dalam"},"content":{"rendered":"<h3 data-start=\"1013\" data-end=\"1059\"><strong data-start=\"1017\" data-end=\"1059\">Cumi Gajah dan Laut Dalam<\/strong><\/h3>\n<p data-start=\"1060\" data-end=\"1773\">Cumi gajah adalah biota laut dalam yang memiliki ukuran besar dan adaptasi unik terhadap tekanan tinggi. Ekspedisi bawah laut menggunakan ROV untuk mendokumentasikan perilaku berburu, interaksi dengan predator, dan reproduksi. Perairan laut dalam menyediakan habitat relatif stabil, mendukung populasi cumi. Studi perilaku dan adaptasi fisiologis membantu memahami rantai makanan laut dalam dan interaksi antarspesies. Kamera bawah air memungkinkan dokumentasi alami tanpa gangguan. Perlindungan habitat cumi gajah penting karena polusi dan eksploitasi dapat mengancam populasi dan keseimbangan ekosistem. Penelitian ini menunjukkan keanekaragaman biota laut dalam dan adaptasi ekstrem mereka terhadap lingkungan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Cumi Gajah dan Laut Dalam Cumi gajah adalah biota laut dalam yang memiliki ukuran besar dan adaptasi unik terhadap tekanan tinggi. Ekspedisi bawah laut menggunakan ROV untuk mendokumentasikan perilaku berburu, interaksi dengan predator, dan reproduksi. Perairan laut dalam menyediakan habitat relatif stabil, mendukung populasi cumi. Studi perilaku dan adaptasi fisiologis membantu memahami rantai makanan laut [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-255","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/255","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=255"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/255\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":256,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/255\/revisions\/256"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=255"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=255"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=255"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}