{"id":2433,"date":"2026-02-20T10:59:33","date_gmt":"2026-02-20T10:59:33","guid":{"rendered":"https:\/\/niust.org\/?p=2433"},"modified":"2026-02-20T10:59:33","modified_gmt":"2026-02-20T10:59:33","slug":"kehidupan-kijing-dan-kerang-di-laut","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/niust.org\/index.php\/2026\/02\/20\/kehidupan-kijing-dan-kerang-di-laut\/","title":{"rendered":"Kehidupan Kijing dan Kerang di Laut"},"content":{"rendered":"<h2 data-start=\"2703\" data-end=\"2755\">Kehidupan Kijing dan Kerang di Laut<\/h2>\n<p data-start=\"2756\" data-end=\"3892\">Kijing dan kerang adalah moluska filtrator yang hidup di dasar laut, terutama di pasir dan lumpur, menyaring plankton dan partikel organik dari air. Mereka berperan penting dalam menjaga kualitas air dan daur ulang nutrien. Struktur cangkang mereka menyediakan tempat tinggal bagi organisme kecil dan epifit. Beberapa spesies menjadi sumber pangan penting bagi manusia, tetapi penangkapan berlebihan dapat mengancam populasi. Aktivitas kijing dan kerang memengaruhi sedimen, menciptakan lingkungan yang mendukung biota bentik lain seperti cacing laut dan alga. Mereka juga menjadi makanan bagi ikan, burung pantai, dan bintang laut. Penelitian ekologi moluska filtrator membantu memahami peran mereka dalam rantai makanan dan stabilitas ekosistem laut. Konservasi termasuk pengaturan penangkapan, perlindungan habitat, dan restorasi padang lamun. Keberadaan kijing dan kerang menandakan kualitas air yang baik dan kesehatan ekosistem pesisir. Moluska ini bukan hanya penting untuk ekonomi manusia, tetapi juga mendukung keberlanjutan keanekaragaman hayati laut, menjaga keseimbangan ekologi, dan menyediakan habitat bagi spesies lain.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kehidupan Kijing dan Kerang di Laut Kijing dan kerang adalah moluska filtrator yang hidup di dasar laut, terutama di pasir dan lumpur, menyaring plankton dan partikel organik dari air. Mereka berperan penting dalam menjaga kualitas air dan daur ulang nutrien. Struktur cangkang mereka menyediakan tempat tinggal bagi organisme kecil dan epifit. Beberapa spesies menjadi sumber [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-2433","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2433","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2433"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2433\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2434,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2433\/revisions\/2434"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2433"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2433"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2433"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}