{"id":237,"date":"2025-09-16T08:42:20","date_gmt":"2025-09-16T08:42:20","guid":{"rendered":"https:\/\/niust.org\/?p=237"},"modified":"2025-09-16T08:42:20","modified_gmt":"2025-09-16T08:42:20","slug":"terumbu-karang-mikro-dan-biodiversitas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/niust.org\/index.php\/2025\/09\/16\/terumbu-karang-mikro-dan-biodiversitas\/","title":{"rendered":"Terumbu Karang Mikro dan Biodiversitas"},"content":{"rendered":"<h3 data-start=\"1736\" data-end=\"1794\"><strong data-start=\"1740\" data-end=\"1794\">Terumbu Karang Mikro dan Biodiversitas<\/strong><\/h3>\n<p data-start=\"1795\" data-end=\"2564\">Terumbu karang mikro adalah habitat bagi berbagai biota kecil seperti ikan goby, udang, dan moluska. Ekspedisi bawah laut mendokumentasikan interaksi antarorganisme dan kontribusinya terhadap kesehatan ekosistem. Perairan tropis menyediakan cahaya dan nutrisi cukup untuk mendukung pertumbuhan plankton dan alga sebagai makanan. Studi ini membantu memahami hubungan simbiotik, pola reproduksi, dan adaptasi spesies terhadap lingkungan lokal. Kamera bawah air digunakan untuk dokumentasi alami. Perlindungan terumbu mikro menjadi penting karena degradasi terumbu dan polusi dapat mengurangi populasi biota, mengganggu keseimbangan ekosistem, dan menurunkan produktivitas perairan tropis. Penelitian ini menegaskan bahwa biota kecil berperan besar dalam kelestarian laut.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Terumbu Karang Mikro dan Biodiversitas Terumbu karang mikro adalah habitat bagi berbagai biota kecil seperti ikan goby, udang, dan moluska. Ekspedisi bawah laut mendokumentasikan interaksi antarorganisme dan kontribusinya terhadap kesehatan ekosistem. Perairan tropis menyediakan cahaya dan nutrisi cukup untuk mendukung pertumbuhan plankton dan alga sebagai makanan. Studi ini membantu memahami hubungan simbiotik, pola reproduksi, dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-237","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/237","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=237"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/237\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":238,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/237\/revisions\/238"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=237"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=237"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=237"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}