{"id":157,"date":"2025-09-16T08:35:36","date_gmt":"2025-09-16T08:35:36","guid":{"rendered":"https:\/\/niust.org\/?p=157"},"modified":"2025-09-16T08:35:36","modified_gmt":"2025-09-16T08:35:36","slug":"paus-dan-pengaruhnya-terhadap-ekosistem-laut","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/niust.org\/index.php\/2025\/09\/16\/paus-dan-pengaruhnya-terhadap-ekosistem-laut\/","title":{"rendered":"Paus dan Pengaruhnya terhadap Ekosistem Laut"},"content":{"rendered":"<h3 data-start=\"2245\" data-end=\"2309\"><strong data-start=\"2249\" data-end=\"2309\">Paus dan Pengaruhnya terhadap Ekosistem Laut<\/strong><\/h3>\n<p data-start=\"2310\" data-end=\"3123\">Paus merupakan biota besar yang memengaruhi ekosistem laut secara keseluruhan. Ekspedisi bawah laut mempelajari migrasi paus, interaksi mereka dengan ikan kecil dan plankton, serta dampaknya terhadap nutrisi perairan. Saat paus memberi makan, nutrisi dari limbah biologis menyebar ke seluruh perairan, mendukung pertumbuhan plankton dan rantai makanan. Perairan tropis dan subtropis menjadi jalur migrasi penting bagi beberapa spesies paus. Studi migrasi paus juga membantu memahami dampak perubahan iklim terhadap ekosistem laut. Teknologi sonar, GPS, dan drone bawah air digunakan untuk melacak pergerakan paus. Perlindungan paus menjadi prioritas karena penangkapan ilegal dan polusi laut dapat mengurangi populasi, mengganggu keseimbangan ekosistem, dan memengaruhi sumber daya laut yang dimanfaatkan manusia.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Paus dan Pengaruhnya terhadap Ekosistem Laut Paus merupakan biota besar yang memengaruhi ekosistem laut secara keseluruhan. Ekspedisi bawah laut mempelajari migrasi paus, interaksi mereka dengan ikan kecil dan plankton, serta dampaknya terhadap nutrisi perairan. Saat paus memberi makan, nutrisi dari limbah biologis menyebar ke seluruh perairan, mendukung pertumbuhan plankton dan rantai makanan. Perairan tropis dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-157","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/157","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=157"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/157\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":158,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/157\/revisions\/158"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=157"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=157"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=157"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}