{"id":1000,"date":"2025-10-23T15:37:27","date_gmt":"2025-10-23T15:37:27","guid":{"rendered":"https:\/\/niust.org\/?p=1000"},"modified":"2025-10-23T15:37:27","modified_gmt":"2025-10-23T15:37:27","slug":"alga-laut-dan-produksi-oksigen-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/niust.org\/index.php\/2025\/10\/23\/alga-laut-dan-produksi-oksigen-2\/","title":{"rendered":"Alga Laut dan Produksi Oksigen"},"content":{"rendered":"<p data-start=\"8096\" data-end=\"8997\"><strong data-start=\"8096\" data-end=\"8134\">Alga Laut dan Produksi Oksigen<\/strong><br data-start=\"8134\" data-end=\"8137\" \/>Alga laut adalah produsen primer yang hidup di perairan dangkal, menyediakan oksigen dan nutrisi bagi organisme laut. Mereka menjadi habitat dan sumber makanan bagi ikan, krustasea, dan moluska. Alga laut membantu menjaga keseimbangan ekosistem laut dengan mendaur ulang nutrisi dan mendukung pertumbuhan organisme lain. Beberapa spesies membentuk koloni yang menjadi substrat bagi invertebrata kecil. Perubahan suhu laut, polusi, dan kerusakan habitat mengancam populasi alga laut. Studi tentang alga laut mendukung pemahaman ekologi, adaptasi, dan peran dalam rantai makanan. Perlindungan habitat dan pengawasan populasi penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem laut. Keberadaan alga laut mencerminkan keanekaragaman hayati dan kompleksitas ekosistem bawah laut. Upaya konservasi mendukung keberlanjutan kehidupan laut dan pelestarian sumber daya alam.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Alga Laut dan Produksi OksigenAlga laut adalah produsen primer yang hidup di perairan dangkal, menyediakan oksigen dan nutrisi bagi organisme laut. Mereka menjadi habitat dan sumber makanan bagi ikan, krustasea, dan moluska. Alga laut membantu menjaga keseimbangan ekosistem laut dengan mendaur ulang nutrisi dan mendukung pertumbuhan organisme lain. Beberapa spesies membentuk koloni yang menjadi substrat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-1000","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1000","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1000"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1000\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1001,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1000\/revisions\/1001"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1000"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1000"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/niust.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1000"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}